Sabtu, 04 Oktober 2014

I Like Rain, Kyuhyun ~Part 1

                Musim gugur yang indah, malam ini akan diadakan konser MuBank, acara konser mingguan yang ditayangkan oleh stasiun televis swasta SBS. Hari ini konser sangat ramai dengan penonton, maklum saja MuBank malam ini menghadirkan  sebuah boyband kelas dunia ‘Super Junior’.
                Sebuah lagu yang sedang hits, ost dari drama Korea Gray Paper dibawakan oleh penyanyinya Yesung, salah satu member Super Junior yang sengaja malam ini berduet dengan dongsaengnya di Super Junior, Cho Kyuhyun.
                Ditengah alunan lagu, Yesung menarik tangan seorang gadis di deretan bangku penonton paling depan. Wanita itu kaget dan tersipu malu saat Yesung menuntunnya naik ke atas panggung hingga kini mereka bertiga bersama di atas panggung menyanyikan lagu ballad tersebut.
Melihat wanita itu tampak hafal dengan lagunya, Yesungpun memberikan micnya pada wanita itu dan menyuruhnya untuk menyanyi, tak ragu wanita itu segera menyanyi. Yesung dan Kyuhyun tercengang mendengar suara merdu yang keluar dari bibir manis wanita berkucir satu itu, terlebih para penonton yang sempat mengira-ngira kalau wanita itu adalah seorang penyanyi juga. Lagu itu sukses dinyanyikan secara trio dan sanggup membuat sorakan membahana di ruangan yang sangat luas itu.
Usai nyanyi, Yesung mengajak wanita muda itu untuk mengikutinya ke belakang panggung. Dibelakang panggung para artispun memberi tepuk tangan meriah pada ketiga orang itu karena mereka bertiga sanggup bahkan membuat semua orang dibelakang panggung terpukau.
“wow.. siapa ini?” tanya Leeteuk menyambut kedatangan wanita itu. Wanita itupun tersipu malu karena dia kini berhadapan langsung dengan artis-artis idolanya.
“siapa namamu nona?” tanya Yesung.
“Kim Jihoon..” jawab wanita itu masih malu-malu.
“aku Eunhyuk..” Eunhyuk  langsung menyalami Jihoon dengan semangat, membuat muka Jihoon semakin merah.
“suaramu bagus sekali.. aku suka mendengarnya..” puji Ryeowook yang juga salah satu member dari SJ.
“terimakasih oppa..” ucap Jihoon membungkukan badannya.
“apa kamu ELF?” tanya Leeteuk saat melihat kaos yang dipakai Jihoon bergambarkan foto 13 member Super Junior.
“ne oppa..” jawab Jihoon bangga.
“waaaaahh terimakasih karena sudah menyukai kami..” kata para SJ bersamaan.
“dengan cepat Eunhyuk  menyambar  “kau sudah punya pacar?” tanyanya dan itu membuat seisi backstage bersorak riuh.
“belum..” jawab Jihoon malu dan suara riuhan semakin membahana.
“kau fansnya Eunhyuk? Jewelkah?” tanya Sungmin memperkukuh godaan Eunhyuk.
“bukan…” jawab Jihoon sangat jujur dan polos sehingga membuat kecewa seisi backstage dan sungguh ribut sekali.
“jadi??” tanya Sungmin penasaran sambil mentertawai Eunhyuk.
“aku could..” jawab Jihoon. Yesungpun disoraki hingga mukanya tak kalah merah dari Jihoon. Could adalah nama fansnya Yesung.
“kamu kelas berapa?” tanya Donghae mengorek identitas Jihoon.
Merasa terus menerus diintrogasi Jihoon hanya tertawa-tawa malu, “aku seorang mahasiswa oppa..” jawab Jihoon.
“oh hahhah aku kira kamu masih SMA hahah..” kekeh Donghae, karena memang tampang Jihoon masih sangat polos dan lagipula kebanyakan ELF itu dari kalangan anak sekolahan. “semester berapa dan dimana?” tanya Donghae lagi.
“aku semester 5, jurusan Seni lukis di Universitas Seoul..” terang Jihoon.
“waaahhhh berarti satu kampus dengan Kyuhyun..” seru Ryeowook sembari menepuk-nepuk bahu Kyuhyun.
Jihoonpun tersenyum, dia sudah tahu hal itu wajar saja kan dia ELF. “aku juga di Seoul University jurusan matematika semester akhir.. berarti kamu juniorku ya..” papar Kyuhyun. Jihoonpun tersenyum lebih lebar.
Demikianlah perkenalan para SJ member  dengan Jihoon, seorang fans Super Junior. Hubungan kekerabatanpun terjalin sangat baik.

Suatu hari dimusim hujan, Kim Jihoon berjalan menuju perpustakaan Universitas Seoul dengan sebuah payung berwarna biru langit yang meneduhi dirinya dari derasnya hujan. Gadis muda itu berjalan seorang diri dengan asyiknya sambil memainkan setiap riakan air dengan kakinya yang berkasutkan sepatu sandal.
Langkahnyapun terhenti tak jauh dari perpustakaan yang memilki jalan lurus panjang. Seorang pria yang tak asing sedang berteduh sendirian di telepon umum dipinggiran jalan itu. Pria itu sudah memandangi Jihoon sejak tadi.
“Kyuppa…” sapa Jihoon, lalu menghampiri Kyuhyun ketelepon umum dengan senang hati melangkah girang hingga membuat roknya berkibas-kibas cantik.
“Kim Jihoon… wanita ini cantik sekali…” ucap Kyuhyun daalam hatinya sambil tak berkedip sekalipun dengan terus memandangi Jihoon yang terus melangkah menghampirinya.
“Kyuppa…” sapa Jihoon tersenyum ramah memecah keheningan lamunan Kyuhyun yang terpesona melihat dirinya.
“ohhh haii..” sapa balik Kyu gugup dan salah tingkah karena kini Jihoon berdiri tepat dihadapannya.
“Kyuppa kenapa?” tanya Jihoon bingung melihat Kyuhyun tiba-tiba senyum-senyum dan sibuk sendiri.
“aku tidak apa-apa..” jawab Kyuhyun malu. “astaga aku ini keanpa? Kenapa aku nerveous sekali?” ucap Kyuhyun dalam hatinya.
Jihoonpun tersenyum, “oppa mau kemana?”
“aku mau ke perpustakaan mengembalikan buku..”
“waaahhh kebetulan aku juga mau keperpustakaan, ayo kita bersama” ajak Jihoon sambil menjulurkan payung ditangannya.
“ohh tidak usah terimakasih..” tolak Kyu karena saking nerveousnya.
“kamu tidak mau sepayung denganku?” kata Jihoon tampak kecewa.
“ahhh ani ani, bukan seperti itu..” elak Kyu “oke baiklah, tapi aku tidak merepotkanmu kan?”
“ani oppa..” jawab Jihoon terlihat sangat riang.
Sekali lagi Kyu melihat wajah Jihoon yang membuatnya tercenganng, LOVE.
Jihoon dan Kyuhyun berjalan menuju perpustakaan dengan satu payung peneduh.
Kyuhyun tampak mengelakkan kakinya saat sebuah genangan air diinjak Jihoon hingga menciprat celananya.
“ahh mian oppa.. mian..” ucap Jihoon merasa bersalah melihat celana Kyu jadi kotor.
“ne tidak apa-apa..” tawa Kyuhyun. “kamu suka hujan? sejak tadi kulihat kamu senang sekali menikmati turunya hujan..”
“ne.. karena ketika hujan semuanya tampak segar berseri, fresh dan aku suka pakai payung hahah..” jawab Jihoon polos. Jihoon tak berhenti tersenyum dan itu membuat wajahnya semakin mempesona Kyuhyun yang terus saja memandangi wajah polos Jihoon. “kita sampai..” kata Jihoon saat mereka sampai di depan pintu perpustakaan, lalu menutup payungnya dan menaruhnya di tempat penyimpanan payung yang terletak di depan pintu perpustakaan.
“gomawo Jihoon..” ucap Kyu.
Dan ditepis manis oleh Jihoon “ne sama-sama oppa..”
Mereka berpisah, Kyuhyun berjalan menuju rak-rak buku bagian Seni Rupa dan Desain yang cukup jauh dibelakang. Ruang perpustakaan Universitas Seoul memang sangat luas, ada puluhan ribu buku disana yang tertata rapih dan sangat indah dipandang mata, maklum Universitas Seoul adalah universitas no  1 di Korea. Setelah mengembalikan buku, Kyuhyunpun berinisiatif mencari Jihoon, dia sangat penasaran dengan wanita yang telah mempesonanya itu. Dia berjalan kearah rak-rak buku seni rupa dan desain, dia yakin Jihoon pasti ada disana, dan perkiraannya benar, wanita itu ada disana sedang mengulik buku-buku. Kyuhyun mencuri pandang dari sela-sela rak buku. Dipandangnya wajah Jihoon dengan seksama, “dia begitu cantik..” gumannya dalam hati. Jihoon wanita biasa yang berpenampilan sederhana, pakaiannya sederhana, hanya menggunakan kemeja dan rok selutut dengan rambut dikucir satu sedang membaca sebuah buku dan bersandar di rak buku di belakangnya. “apa aku sedang jatuh cinta?” tanya Kyu pada dirinya sendiri, matanya masih tak beralih dari wanita itu. “sejak awal bertemu dengannya beberapa bulan lalu, aku sudah terpikat dengannya, awalnya aku tak yakin dengan perasaanku, tapi kini aku yakin kalau aku benar-benar jatuh cinta padanya..” tutur Kyu dalam heningnya.
“oppa..” seru Jihoon terkejut melihat sosok Kyu di sisi lain dari rak buku itu. Itu membuat Kyuhyun lebih kaget. Jihoonpun  merenggangkan buku-buku dirak itu sehingga dapat memperjelas sosok Kyu disitu, “oppa sedang apa?” tanya Jihoon lagi.
Kyuhyun dengan gugup berkata, “aku sedang mencari buku..”
Jihoon mengkerutkan keningnya, “ehhhh oppa kan jurusan matematika, kenapa mencari buku di rak seni?”
“hahahahha aku salah rak sepertinya hahahaha aku pergi dulu..” elak Kyuhyun dan itu membuatnya tampak bodoh.
Jihoon geleng-geleng kepala melihat Kyu pergi, “ya ampun kok bisa ya? Jurusan matematika kan raknya ada di paling depan perpustakaan, bagaimana bisa dia tersesat sampai kebelakang sini hehe…” kekeh Jihoon.
Sepulangnya meminjam buku dari perpustakaan, Jihoon pulang ketempat kosnya yang tak terlalu jauh dari kampus, karena rumahnya ada di daerah Mokpo yang jauh sekali dari kota Seoul. Jihoon tinggal disebuah kamar yang letaknya paling depan dekat pintu kosan, disana yang kos hanya wanita saja dan ibu kosnyapun sangat ramah dan telah menganggap anak-anak yang kos disitu sebagai anaknya sendiri.
Di dalam kamar yang tak luas itu hanya ada sebuah kasur, lemari pakaian, televis dan DVDnya serta alat-alat  lukis Jihoon. Kamar itu tertata sangat rapih dan bersih dan ada beberapa poster Super Junior didinding kamarnya.

Kyuhyun sungguh telah jatuh cinta pada Jihoon, pria bermarga Cho itu seringkali berkunjung ke fakultas seni rupa yang jaraknya cukup jauh dari fakultas matematika. Misinya untuk melihat Jihoonpun berhasil, Kyuhyun jadi sering berjumpa dengan wanita pujaannya itu.
Hingga disuatu hari.
“oppa  kenapa ada disiini? Bukankah Super Junior ini hari akan konser?” tanya Jihoon
“Ya ini juga aku mau pergi.. kamu mau ikut?”
 “aku boleh ikut? Ahh tidak, aku datang nanti saja bersama teman ELF yang lain.”
“ayo kita pergi bersama saja yuk..” ajak Kyuhyun.
“ya, aku mau hahaha” tawa Jihoon sebenarnya dia senang sekali bila  pergi bersama Kyuhyun yang juga dia idolakan.
Ditengah perjalanan menuju tempat parkiran mobil Kyuhyun, hujan deras turun tiba-tiba, Kyuhyun dan Jihoon berlari karena tidak bawa payung dan tidak ada tempat berteduh juga. Alhasil baju mereka basah kuyup. Hingga mereka sampai disebuah sisi bangunan fakultas musik untuk berteduh.
Jihoonpun menutup tubuhnya dengan tas karena kemeja putih yang dia gunakan menjadi transparan karena basah. Melihat hal itu muka Kyuhyun jadi merah dan dia malu sekali, “oppa lihat apa?!” tanya Jihoon penuh curiga dan berjalan mundur menjauhi Kyuhyun.
Kyuhyun garuk-garuk kepala saking malunya “mianhaeyo~ aku tak sengaja melihatnya..” kata Kyu sambil senyum-senyum. Diapun membuka ranselnya, mengeluarkan 3 buah kaos putih yang masih kering.
“itu baju Super Junior KRY ya?” tebak Jihoon, karena di kaos itu masing-masing berfotokan Kyuhyun, Ryeowook, dan Yesung yang tergabung dalam sub-unit Super Junior KRY (Kyuhyun Ryeowook Yesung).
“pakai ini… kata Kyu memberikan kaos bergambar dirinya pada Jihoon. “aku pakai yang itu saja oppa..” ucap Jihoon menunjuk pada kaos bergambar Yesung.
Sigap Kyuhyun menatap sinis Jihoon, “kamu pakai yang ini saja!” paksa Kyu karena cemburu, Kyu tahu benar kalau Jihoon sangat menyukai Yesung hyungnya.
Akhirnya Jihoopun menerima kaos pemberian Kyuhyun itu, “ennng bagaimana bisa aku memakai ini?” tanya Jihooon bingung, karena WC pun jaraknya jauh dari situ.
“ganti baju saja disitu… lagipula tidak ada orang disini..”
“hahha, kamu ini… tidak usah, terimakasih..” tolak Jihoon merasa risih.
“kamu sudah menggigil seperti itu masih mau basah-basahan.. sudah ganti saja bajumu, aku akan mengawasi sekitar.. “
“oppa.. tidak mungkin..” tolak Jihoon lagi. “bagaimana bisa aku ganti baju kalau ada Kyuhyun disini, dia gila atau yadong?” gerutu Jihoon dalam hatinya.
“kamu percaya saja padaku, aku tidak akan mengintip..” tegas Kyuhyun meyakinkan.
Jihoonpun meyakinkan dirinya untuk percaya pada Kyuhyun berhubung badannyapun sudah sangat kedinginan. Jihoon mengganti bajunya dibelakang Kyuhyun, takut-takut malah ada orang yang lihat. “oppa jangan lihat kebelakang!” kata Jihoon mengingatkan.
Kyuhyun terkekeh sambil menerawang sekelilingnya memastikan tak seorangpun melihat Jihoon mengganti baju.
“oppa kenapa tertawa-tawa? Jangan tertawa!” tegur Jihoon saat berusaha secepat mungkin memakai kaos pemberian Kyuhyun.
“kamu ini cerewet sekali.. sudah belum? Lama sekali pakai baju saja..” ucap Kyuhyun balik mencereweti Jihoon sambil tertawa.
“sudah…” jawab Jihoon cemberut.
“aku sudah boleh lihat kebelakang?” tanya Kyuhyun masih terkikik dengan nada suara menggoda.
“ikhh oppa… menyebalkan!” gerutu Jihoon.
Kyupun membalikan badannya dan melihat Jihoon dengan kaos bergambar dirinya yang agak kebesaran. Kyuhyun memandangi Jihoon dengan seduktif sambil senyum-senyum.
“kenapa senyum seperti itu?” tanya Jihoon merasa risih.
“kamu cantik sekali pakai baju itu..” goda Kyuhyun dan membuat muka Jihoon yang sudah merah, tambah merah.
“huh! Mentang-mentang ini bajumu.. tidak pakai baju inipun aku akan tetap cantik..” gerutu Jihoon sambil tertawa sombong.
“ya ya ya..” aku Kyuhyun tampak terpaksa mengiyakan statement Jihoon.
Tiba-tiba Kyuhyun membuka bajunya yang basah itu. Hingga membuat muka merah  Jihoon tak terbendung lagi. Jihoonpun menutupi mata dengan celah di jari-jarinya. Kyuhyun yang mengetahui hal itu dibuat jadi tertawa. “hey, kalau mau lihat, ya lihat saja.. jangan ngintip-ngintip seperti itu..” tegas Kyuhyun.
“huah enak saja aku tak lihat apa-apa kok!” elak Jihoon dan membuat Kyuhyun tambah tertawa. “dia tampan sekali wah absnya indah sekali, putih, bersih dan seksi hahaha” pukau Jihoon dalam hatinya.
“kenapa kamu malah pakai bjau oppa Ryeowook? Kenapa bukan pakai bajumu sendiri ini?” tanya Jihoon masih bingung kenapa dia memaksanya memakai baju Kyuhyun dan tidak mengabulkan permintaannya untuk pakai baju Yesung saja.
“memangnya kenapa? Kamu tidak suka pakai bajuku?” tanya Kyu balik.
“aniya, bukan seperti itu, hanya aneh saja..”
“aku ingin kamu pakai bajuku!” tegas Kyu. Jihoon tertegun mendengar pernyataan Kyu yang tak masuk akal itu. “kenapa ohhh kamu ingin pakai baju Yesung hyung? Oh iya aku lupa kamu kan suka sama Yesung hyung..” gerutu Kyuhyun menyodorkan baju Yesung dan mengisyaratkan supaya mengganti bajunya lagi.
 Jihoon tertawa melihat sikap aneh Kyuhyun, “kamu cemburu ya?” tembak Jihoon to the point.
“mwo?”
“kamu terlihat cemburu oppa..”
Kyuhyun tertawa sombong, “kenapa juga aku harus cemburu? Ini pakai baju Yesung hyung saja.. buka bajuku!” desak Kyu.
“kamu ingin aku buka baju lagi hah! Aku pakai bajumu saja!!” tegas Jihoon “benar ternyata kamu ini si evil Kyu!” cerutu Jihoon membuat kerucut dibibirnya.
“aisssh kamu ternyata menyebalkan juga yach.. kembalikan bajuku..” paksa Kyuhyun menarik-narik bajunya yang dipakai Jihoon. Jihoonpun melakukan perlawanan tak rela melepaskan baju putih tak berkerah milik Kyuhyun dan “oooppppppaaaaaaa..” karena Kyuhyun menarik-narik bajunya, Jihoon sendiripun ikut tertarik hingga tubuh mereka menempel dan jarak diantara wajah mereka hanya tinggal beberapa senti.
Jantung mereka berdua berdegup kencang sekali, keduanya sama-sama saling menatap dan sama-sama terpaku dalam beberapa waktu.
“astaga, apa ini? Dia cantik sekali, apa ini mimpi?” ujar Kyuhyun dalam hatinya, Kyu bahkan tak berani bernafas ataupun berkedip satu kalipun memandangi wanita idamannya sedekat ini.
“oppa..” ucap Jihoon memecah keheningan Kyuhyun, karena diapun tak bisa melepaskan diri akibat tangan Kyuhyun yang memangku pinggangnya.
Dengan terkejut, Kyu melepaskan tangannya dari pinggang ramping Jihoon. Tubuhnya gemetaran saking nerveousnya “mianhaeyo~” ucapnya sambil garuk-garuk kepala.
“iya tidak apa-apa oppa.” Jawab Jihoon yang juga nerveous “Kyupa kenapa? Aku jadi malu.. tapi ternyata dia tampan sekali ya.. semakin dekat dilihat, dia semakin tampan, pantas saja fansnya si evil ini banyak sekali..” pukau Jihon.
Karena keduanya sama-sama malu, ditempat teduh sisi gedung itu mereka berdiri menunggu hujan berhenti. Dalam jarak satu sama lain yang  kurang lebih 1 meter itu mereka tak saling bicara, yang terdengar hanyalah suara hujan yang turun. Suara gemercik hujan yang indah, suasana yang indah dan wangi dunia yang indah. Dingin tapi karena bersama jadi terasa hangat dan.... “aku suka hujan...” ucap mereka berdua bersamaan dalam hati masing-masing.
Oneuldo ne giegeut ttarane maeda
I gil kkeoteseo seo seongineun na
Dasin bol sudo eomneunnga nareul butjaba
Naneun tto i gireul mutneundo
Neol bogo sipdago
Tto ango sipdago
Jeohaneul bomyeo gidohaneun nal
Nyanyi Jihoon dalam keheningan itu, nyanyianpun tiba-tiba terhenti saat Kyuhyun ikut menimpal.
Niga animyeon andwae
Neo eobsin na andwae
Mendengar itu Jihoon terlihat begitu senang dan dia tersenyum lalu senyuman itu dibalas juga oleh Kyuhyun, dan akhirnya mereka nyanyi bersama.
Na ireokhe haru handareul
Tto illyeoneul
Na apado joha
Nae man dachyeodo joha nan
Geurae nan neo hanaman
Saranghanika
Keduanya saling melempar senyum sampai akhirnya tampak dari kejauhan Yesung datang menggunakan payung menghampiri Kyuhyun dan Jihoon.
“Kyu!!” seru Yesung.
“hyung..” ucap Kyu kaget melihat Yesung ada di kampusnya.
“kenapa kamu masih disini? Ini sudah saatnya kita show..” tegur Yesung “handphonemu tak dapat dihubungi, semua orang mencarimu, untung saja feelingku kuat, kalau kamu masih ada disini...” cerutu Yesung yang sangat kesal sekali melihat dongsaengnya itu.
“ne, mianhaeyo hyung, handphoneku mati, lagipula aku terjebak hujan disini..”ucap Kyu memberi alasan.
“seharusnya kamu bisa menerobos hujan Kyu!” cerewet Yesung terhenti saat melihat Jihoon memasang muka yang seakan turut bersalah juga.
“yasudah ayo kita pergi..” ajak Yesung sambil memberikan sebuah payung yang ukurannya lebih kecil dari yang dia pakai kepada Kyuhyun. “ayo, Jihoon...” ajak Yesung satu payung dengannya.
Jihoon menampiknya dengan senyuman selebar mungkin, wajar Jihoon ngefans mati sama Yesung.
Melihat Yesung dan Jihoon sepayung berdua, menimbulkan rasa cemburu pada Kyuhyun yang berjalan di belakang. Dengan jahil, Kyuhyunpun mencipratkan becekan air ke celana panjang Yesung dan juga mengenai kaki mulus Jihoon.
“Kyuhyun...” tegur Yesung kesal bukan main.
Tapi Kyuhyun hanya menundukkan kepala, “mian, aku tak sengaja..” ucapnya sambil sedikit tersenyum.
Malam itu konser Super Junior KRY berlangsung dengan sangat meriah dan fantastis. Jihoon duduk di bangku barisan paling depan bersama ELF lainnya. Dia memakai baju bergambar Kyuhyun tapi yang selalu dia teriaki adalah nama Yesung. Lagi-lagi Kyuhyun dibuatnya cemburu setengah mati.
Suara indah ketiga orang itu mampu membius seluruh ELF, hingga gemuruhan suara teriakan histeris, melompat, bernyanyi tak henti-hentinya bergema di Neuro stadium yang terletak di jantung kota Seoul. Light stick biru terus berkibar menjadikan stadium itu bagaikan lautan shapire blue yang sangat memukau, menandakan betapa indah dan kuatnya ELF bagi Super Junior. Inilah FANS, melakukan hal yang terkadang terlihat tidak penting, tapi inilah kesenangan dan kebahagiaan seorang FANS.
Sama seperti ELF lainnya, Jihoon ikut berlarian mengejar Yesung, Kyuhyun dan Ryeowook setelah konser usai hanya untuk meminta tandatangan dan foto bersama.
“Jihoon..” ujar Yesung saat melihat Jihoon ikut menyodorkan sebuah notes untuk tandatangan Yesung. Yesungpun mengambil notes Jihoon dan membubuhkan tandatangannya disitu.
“ghamsahamnida oppa..” kata Jihoon membungkuk-bungkukkan badannya. Saat dilihatnya notes itu, bukan hanya tandatangan saja yang ada disitu, tapi juga ada sebuah catatan –temui aku di parkiran, kalau ada yang tanya, tunjukkan saja note ini, see you Jihoon^^-
Betapa senangnya hati Jihoon mendapatkan note dari Yesung seperti ini, berharap ada suatu hal yang akan dia dapatkan dari Yesung nanti.
Saat Jihoon mengalihkan pandangannya, dilihatnya Kyuhyun sedang memandanginya. Jihoonpun berlari menghampiri Kyuhyun yang juga sedang digandrungi oleh fans-fansnya. Berkali-kali Jihoon menyodorkan notesnya juga untuk mendapatkan tandatangan Kyu, Kyu sama sekali tak menghiraukannya, hingga membuat Jihoon kesal. Hingga akhirnya Jihoonpun memutuskan untuk pergi dan meminta tandatangan Ryeowook. Hal itu membuat Kyu bertambah kesal.
Di parkiran basement, Jihoonpun menunggu kedatangan Yesung di depan mobilnya “Kyuhyun itu memang menyebalkan ya, aku tidak menyangka kalau aku bisa diacuhkan seperti tadi olehnya, dasar evil Kyu!” gerutu Jihoon.
“hei, kamu sedang bicara dengan siapa?” tanya Kyuhyun yang tiba-tiba muncul di belakang Jihoon.
Jihoon yang terkaget dengan keberadaan Kyuhyun hanya bisa mengelus-elus dadanya yang hampir saja meledak kaget, “hah! Tidak, aku tidak bicara dengan siapa-siapa... “elak Jihoon.
“kamu ngapain disini?” tanya Kyuhyun pula.
“Jihoon...” terdengar suara Yesung menyerukan nama Jihoon dari kejauhan bersama dengan Ryeowook dan beberapa staf SM.
Jihoonpun tersenyum lebar melihat kedatangan idolanya yang sangata tampan dan perfect. “kenapa Kyuppa?” tanya Jihoon saat melihat raut wajah cemberut Kyuhyun.
“kamu suka Yesung hyung?” tanya Kyuhyun tapi tak mau memandang wajah Jihoon.
“ne..” jawab Jihoon seketika itu juga penuh antusias, membuat hati Kyu hancur berkeping-keping. “aku kan...”
“aku pulang duluan...” potong Kyuhyun dan langsung pergi dengan mobilnya.
“Kyuhyun langsung pulang?” tanya Yesung setelah sampai di hadapan Jihoon.
“ya...” jawab Jihoon datar. Karena sebenarnya dia juga merasa bingung dan tak enak dengan sikap Kyu yang tak ramah itu.
“anak itu kenapa sich? Belakangan ini sikapnya aneh sekali.” Ujar Yesung “padahal kita mau makan malam bersama, yasudahlah kita-kita saja..” kata YEsung pada Jihoon, Ryeowook dan beberapa staff.
Jihoon dan yang lainnya makan malam bersama di sebuah restaurant mewah di kota itu. Jihoon terlihat sangat senang bisa makan malam bersama idolanya, ini bisa jadi moment yang takan terlupakan oleh seorang FANS. Jihoon dan Yesung selca dan foto mereka itu langsung diunggah Jihoon di akun Twitternya.
Ponsel Kyuhyunpun berdering, Kyuhyun memang berlangganan notifikasi tweetnya Jihoon, dan foto selca Yesung Jihoon terpampang di ponselnya. “arghhh!!!” teriak Kyuhyun dalam kamarnya.
“hei, kenapa Kyu?” tanya Donghae yang kebetulan saat itu sedang bermain di rumah Kyuhyun, setelah melepas headset dari telinganya, Donghae memastikan kembali keadaan Kyuhyun yang duduk lesehan disampingnya, “kamu baik-baik saja Kyu?”
Kyuhyun tak menjawab, dia menekuk kedua kakinya menempel hingga kedadanya, melipat kedua tangannya di atas kakinya itu serta menangguhkan dagunya dengan muka lesu cemberut.
“kyuhyun…” panggil Donghae lagi karena tadi merasa tak direspon, dia menyentil-nyentil kepala Kyuhyun nakal. Awalnya Kyuhyun sama sekali tak merespon, tapi lama kelamaan…
“hyung!!” sentak Kyuhun dan membuat Donghae kaget sampai dia bergeser kebelakang.
“kamu kenapa Kyu?” tanya Donghae masih tercengang melihat Kyu yang sudah sangat evil.
“aku mau tidur, jangan ganggu aku, Hyung!” tegas Kyuhyun lalu segera berjalan menuju tempat tidurnya ditutupi selimut.
“haha, sepertinya aku tahu… kamu pasti sedang jatuh cinta ya Kyuhyun..” tebak Donghae lalu ikut berbaring disamping dongsaengnya itu.
“aku sedang patah hati hyung..” bisik Kyuhyun dari dalam selimut.
Hari demi haripun berlalu, Kyuhyun telah lama tak lagi muncul di Fakultas Seni, demikian juga diperpustakaan ataupun di daerah manapun sekitaran kampus Seoul.
Hingga pada suatu hari Kyuhyun tak mampu membendung rasa rindunya untuk sekedar melihat wajah Jihoon. Misinya berhasil, Kyuhyun melihat Jihoon di ruang seni lukis Universitas Seul, dilihatnya Jihoon, wanita berkucir satu itu sedang duduk di depan canvas menggoreskan setiap garis demi garis disitu. Dia sangat bahagia melihat Jihoon disitu, namun senyumannya sirna sudah saat dilihatnya apa yang sedang Jihoon lukis, Yesung.
Yesung hyungnya yang membuatnya cemburu pada Jihoon selama ini. Selesai, kini rasanya semuanya sudah benar-benar lenyap, dalam relung Kyuhyun, dia sangat hancur dan remuk, Kyuhyun terlalu dalam mencintai Jihoon, namun cintanya bertepuk sebelah tangan. Dan baginya, rasanya sudah tidak ada harapan lagi, untuk mengejar cintanya Jihoon.
 ~to be continue


Tidak ada komentar:

Posting Komentar