Musim gugur yang indah, malam
ini akan diadakan konser MuBank, acara konser mingguan yang ditayangkan oleh
stasiun televis swasta SBS. Hari ini konser sangat ramai dengan penonton,
maklum saja MuBank malam ini menghadirkan
sebuah boyband kelas dunia ‘Super Junior’.
Sebuah lagu yang sedang hits,
ost dari drama Korea Gray Paper dibawakan oleh penyanyinya Yesung, salah satu
member Super Junior yang sengaja malam ini berduet dengan dongsaengnya di Super
Junior, Cho Kyuhyun.
Ditengah alunan lagu, Yesung menarik
tangan seorang gadis di deretan bangku penonton paling depan. Wanita itu kaget
dan tersipu malu saat Yesung menuntunnya naik ke atas panggung hingga kini
mereka bertiga bersama di atas panggung menyanyikan lagu ballad tersebut.
Melihat
wanita itu tampak hafal dengan lagunya, Yesungpun memberikan micnya pada wanita
itu dan menyuruhnya untuk menyanyi, tak ragu wanita itu segera menyanyi. Yesung
dan Kyuhyun tercengang mendengar suara merdu yang keluar dari bibir manis
wanita berkucir satu itu, terlebih para penonton yang sempat mengira-ngira
kalau wanita itu adalah seorang penyanyi juga. Lagu itu sukses dinyanyikan
secara trio dan sanggup membuat sorakan membahana di ruangan yang sangat luas
itu.
Usai
nyanyi, Yesung mengajak wanita muda itu untuk mengikutinya ke belakang
panggung. Dibelakang panggung para artispun memberi tepuk tangan meriah pada
ketiga orang itu karena mereka bertiga sanggup bahkan membuat semua orang
dibelakang panggung terpukau.
“wow..
siapa ini?” tanya Leeteuk menyambut kedatangan wanita itu. Wanita itupun
tersipu malu karena dia kini berhadapan langsung dengan artis-artis idolanya.
“siapa
namamu nona?” tanya Yesung.
“Kim
Jihoon..” jawab wanita itu masih malu-malu.
“aku Eunhyuk..”
Eunhyuk langsung menyalami Jihoon dengan
semangat, membuat muka Jihoon semakin merah.
“suaramu
bagus sekali.. aku suka mendengarnya..” puji Ryeowook yang juga salah satu member
dari SJ.
“terimakasih
oppa..” ucap Jihoon membungkukan badannya.
“apa kamu
ELF?” tanya Leeteuk saat melihat kaos yang dipakai Jihoon bergambarkan foto 13
member Super Junior.
“ne
oppa..” jawab Jihoon bangga.
“waaaaahh
terimakasih karena sudah menyukai kami..” kata para SJ bersamaan.
“dengan
cepat Eunhyuk menyambar “kau sudah punya pacar?” tanyanya dan itu
membuat seisi backstage bersorak riuh.
“belum..”
jawab Jihoon malu dan suara riuhan semakin membahana.
“kau
fansnya Eunhyuk? Jewelkah?” tanya Sungmin memperkukuh godaan Eunhyuk.
“bukan…”
jawab Jihoon sangat jujur dan polos sehingga membuat kecewa seisi backstage dan
sungguh ribut sekali.
“jadi??”
tanya Sungmin penasaran sambil mentertawai Eunhyuk.
“aku
could..” jawab Jihoon. Yesungpun disoraki hingga mukanya tak kalah merah dari
Jihoon. Could adalah nama fansnya Yesung.
“kamu
kelas berapa?” tanya Donghae mengorek identitas Jihoon.
Merasa
terus menerus diintrogasi Jihoon hanya tertawa-tawa malu, “aku seorang
mahasiswa oppa..” jawab Jihoon.
“oh hahhah
aku kira kamu masih SMA hahah..” kekeh Donghae, karena memang tampang Jihoon
masih sangat polos dan lagipula kebanyakan ELF itu dari kalangan anak
sekolahan. “semester berapa dan dimana?” tanya Donghae lagi.
“aku
semester 5, jurusan Seni lukis di Universitas Seoul..” terang Jihoon.
“waaahhhh
berarti satu kampus dengan Kyuhyun..” seru Ryeowook sembari menepuk-nepuk bahu
Kyuhyun.
Jihoonpun
tersenyum, dia sudah tahu hal itu wajar saja kan dia ELF. “aku juga di Seoul
University jurusan matematika semester akhir.. berarti kamu juniorku ya..”
papar Kyuhyun. Jihoonpun tersenyum lebih lebar.
Demikianlah
perkenalan para SJ member dengan Jihoon,
seorang fans Super Junior. Hubungan kekerabatanpun terjalin sangat baik.
Suatu hari
dimusim hujan, Kim Jihoon berjalan menuju perpustakaan Universitas Seoul dengan
sebuah payung berwarna biru langit yang meneduhi dirinya dari derasnya hujan.
Gadis muda itu berjalan seorang diri dengan asyiknya sambil memainkan setiap
riakan air dengan kakinya yang berkasutkan sepatu sandal.
Langkahnyapun
terhenti tak jauh dari perpustakaan yang memilki jalan lurus panjang. Seorang
pria yang tak asing sedang berteduh sendirian di telepon umum dipinggiran jalan
itu. Pria itu sudah memandangi Jihoon sejak tadi.
“Kyuppa…”
sapa Jihoon, lalu menghampiri Kyuhyun ketelepon umum dengan senang hati
melangkah girang hingga membuat roknya berkibas-kibas cantik.
“Kim
Jihoon… wanita ini cantik sekali…” ucap Kyuhyun daalam hatinya sambil tak
berkedip sekalipun dengan terus memandangi Jihoon yang terus melangkah
menghampirinya.
“Kyuppa…”
sapa Jihoon tersenyum ramah memecah keheningan lamunan Kyuhyun yang terpesona
melihat dirinya.
“ohhh
haii..” sapa balik Kyu gugup dan salah tingkah karena kini Jihoon berdiri tepat
dihadapannya.
“Kyuppa
kenapa?” tanya Jihoon bingung melihat Kyuhyun tiba-tiba senyum-senyum dan sibuk
sendiri.
“aku tidak
apa-apa..” jawab Kyuhyun malu. “astaga aku ini keanpa? Kenapa aku nerveous
sekali?” ucap Kyuhyun dalam hatinya.
Jihoonpun
tersenyum, “oppa mau kemana?”
“aku mau
ke perpustakaan mengembalikan buku..”
“waaahhh
kebetulan aku juga mau keperpustakaan, ayo kita bersama” ajak Jihoon sambil
menjulurkan payung ditangannya.
“ohh tidak
usah terimakasih..” tolak Kyu karena saking nerveousnya.
“kamu
tidak mau sepayung denganku?” kata Jihoon tampak kecewa.
“ahhh ani
ani, bukan seperti itu..” elak Kyu “oke baiklah, tapi aku tidak merepotkanmu
kan?”
“ani
oppa..” jawab Jihoon terlihat sangat riang.
Sekali
lagi Kyu melihat wajah Jihoon yang membuatnya tercenganng, LOVE.
Jihoon dan
Kyuhyun berjalan menuju perpustakaan dengan satu payung peneduh.
Kyuhyun
tampak mengelakkan kakinya saat sebuah genangan air diinjak Jihoon hingga
menciprat celananya.
“ahh mian
oppa.. mian..” ucap Jihoon merasa bersalah melihat celana Kyu jadi kotor.
“ne tidak
apa-apa..” tawa Kyuhyun. “kamu suka hujan? sejak tadi kulihat kamu senang sekali
menikmati turunya hujan..”
“ne..
karena ketika hujan semuanya tampak segar berseri, fresh dan aku suka pakai
payung hahah..” jawab Jihoon polos. Jihoon tak berhenti tersenyum dan itu
membuat wajahnya semakin mempesona Kyuhyun yang terus saja memandangi wajah
polos Jihoon. “kita sampai..” kata Jihoon saat mereka sampai di depan pintu
perpustakaan, lalu menutup payungnya dan menaruhnya di tempat penyimpanan payung
yang terletak di depan pintu perpustakaan.
“gomawo
Jihoon..” ucap Kyu.
Dan
ditepis manis oleh Jihoon “ne sama-sama oppa..”
Mereka
berpisah, Kyuhyun berjalan menuju rak-rak buku bagian Seni Rupa dan Desain yang
cukup jauh dibelakang. Ruang perpustakaan Universitas Seoul memang sangat luas,
ada puluhan ribu buku disana yang tertata rapih dan sangat indah dipandang
mata, maklum Universitas Seoul adalah universitas no 1 di Korea. Setelah mengembalikan buku,
Kyuhyunpun berinisiatif mencari Jihoon, dia sangat penasaran dengan wanita yang
telah mempesonanya itu. Dia berjalan kearah rak-rak buku seni rupa dan desain,
dia yakin Jihoon pasti ada disana, dan perkiraannya benar, wanita itu ada
disana sedang mengulik buku-buku. Kyuhyun mencuri pandang dari sela-sela rak
buku. Dipandangnya wajah Jihoon dengan seksama, “dia begitu cantik..” gumannya
dalam hati. Jihoon wanita biasa yang berpenampilan sederhana, pakaiannya
sederhana, hanya menggunakan kemeja dan rok selutut dengan rambut dikucir satu
sedang membaca sebuah buku dan bersandar di rak buku di belakangnya. “apa aku
sedang jatuh cinta?” tanya Kyu pada dirinya sendiri, matanya masih tak beralih
dari wanita itu. “sejak awal bertemu dengannya beberapa bulan lalu, aku sudah
terpikat dengannya, awalnya aku tak yakin dengan perasaanku, tapi kini aku
yakin kalau aku benar-benar jatuh cinta padanya..” tutur Kyu dalam heningnya.
“oppa..”
seru Jihoon terkejut melihat sosok Kyu di sisi lain dari rak buku itu. Itu
membuat Kyuhyun lebih kaget. Jihoonpun
merenggangkan buku-buku dirak itu sehingga dapat memperjelas sosok Kyu
disitu, “oppa sedang apa?” tanya Jihoon lagi.
Kyuhyun
dengan gugup berkata, “aku sedang mencari buku..”
Jihoon mengkerutkan
keningnya, “ehhhh oppa kan jurusan matematika, kenapa mencari buku di rak seni?”
“hahahahha
aku salah rak sepertinya hahahaha aku pergi dulu..” elak Kyuhyun dan itu
membuatnya tampak bodoh.
Jihoon
geleng-geleng kepala melihat Kyu pergi, “ya ampun kok bisa ya? Jurusan
matematika kan raknya ada di paling depan perpustakaan, bagaimana bisa dia
tersesat sampai kebelakang sini hehe…” kekeh Jihoon.
Sepulangnya
meminjam buku dari perpustakaan, Jihoon pulang ketempat kosnya yang tak terlalu
jauh dari kampus, karena rumahnya ada di daerah Mokpo yang jauh sekali dari
kota Seoul. Jihoon tinggal disebuah kamar yang letaknya paling depan dekat
pintu kosan, disana yang kos hanya wanita saja dan ibu kosnyapun sangat ramah
dan telah menganggap anak-anak yang kos disitu sebagai anaknya sendiri.
Di dalam
kamar yang tak luas itu hanya ada sebuah kasur, lemari pakaian, televis dan
DVDnya serta alat-alat lukis Jihoon.
Kamar itu tertata sangat rapih dan bersih dan ada beberapa poster Super Junior
didinding kamarnya.
Kyuhyun
sungguh telah jatuh cinta pada Jihoon, pria bermarga Cho itu seringkali
berkunjung ke fakultas seni rupa yang jaraknya cukup jauh dari fakultas matematika.
Misinya untuk melihat Jihoonpun berhasil, Kyuhyun jadi sering berjumpa dengan
wanita pujaannya itu.
Hingga
disuatu hari.
“oppa kenapa ada disiini? Bukankah Super Junior ini
hari akan konser?” tanya Jihoon
“Ya ini
juga aku mau pergi.. kamu mau ikut?”
“aku boleh ikut? Ahh tidak, aku datang nanti
saja bersama teman ELF yang lain.”
“ayo kita
pergi bersama saja yuk..” ajak Kyuhyun.
“ya, aku
mau hahaha” tawa Jihoon sebenarnya dia senang sekali bila pergi bersama Kyuhyun yang juga dia idolakan.
Ditengah
perjalanan menuju tempat parkiran mobil Kyuhyun, hujan deras turun tiba-tiba,
Kyuhyun dan Jihoon berlari karena tidak bawa payung dan tidak ada tempat
berteduh juga. Alhasil baju mereka basah kuyup. Hingga mereka sampai disebuah
sisi bangunan fakultas musik untuk berteduh.
Jihoonpun
menutup tubuhnya dengan tas karena kemeja putih yang dia gunakan menjadi
transparan karena basah. Melihat hal itu muka Kyuhyun jadi merah dan dia malu
sekali, “oppa lihat apa?!” tanya Jihoon penuh curiga dan berjalan mundur
menjauhi Kyuhyun.
Kyuhyun
garuk-garuk kepala saking malunya “mianhaeyo~ aku tak sengaja melihatnya..”
kata Kyu sambil senyum-senyum. Diapun membuka ranselnya, mengeluarkan 3 buah
kaos putih yang masih kering.
“itu baju
Super Junior KRY ya?” tebak Jihoon, karena di kaos itu masing-masing berfotokan
Kyuhyun, Ryeowook, dan Yesung yang tergabung dalam sub-unit Super Junior KRY
(Kyuhyun Ryeowook Yesung).
“pakai
ini… kata Kyu memberikan kaos bergambar dirinya pada Jihoon. “aku pakai yang
itu saja oppa..” ucap Jihoon menunjuk pada kaos bergambar Yesung.
Sigap
Kyuhyun menatap sinis Jihoon, “kamu pakai yang ini saja!” paksa Kyu karena
cemburu, Kyu tahu benar kalau Jihoon sangat menyukai Yesung hyungnya.
Akhirnya
Jihoopun menerima kaos pemberian Kyuhyun itu, “ennng bagaimana bisa aku memakai
ini?” tanya Jihooon bingung, karena WC pun jaraknya jauh dari situ.
“ganti
baju saja disitu… lagipula tidak ada orang disini..”
“hahha, kamu
ini… tidak usah, terimakasih..” tolak Jihoon merasa risih.
“kamu
sudah menggigil seperti itu masih mau basah-basahan.. sudah ganti saja bajumu,
aku akan mengawasi sekitar.. “
“oppa..
tidak mungkin..” tolak Jihoon lagi. “bagaimana bisa aku ganti baju kalau ada
Kyuhyun disini, dia gila atau yadong?” gerutu Jihoon dalam hatinya.
“kamu
percaya saja padaku, aku tidak akan mengintip..” tegas Kyuhyun meyakinkan.
Jihoonpun
meyakinkan dirinya untuk percaya pada Kyuhyun berhubung badannyapun sudah
sangat kedinginan. Jihoon mengganti bajunya dibelakang Kyuhyun, takut-takut
malah ada orang yang lihat. “oppa jangan lihat kebelakang!” kata Jihoon
mengingatkan.
Kyuhyun
terkekeh sambil menerawang sekelilingnya memastikan tak seorangpun melihat
Jihoon mengganti baju.
“oppa
kenapa tertawa-tawa? Jangan tertawa!” tegur Jihoon saat berusaha secepat
mungkin memakai kaos pemberian Kyuhyun.
“kamu ini
cerewet sekali.. sudah belum? Lama sekali pakai baju saja..” ucap Kyuhyun balik
mencereweti Jihoon sambil tertawa.
“sudah…”
jawab Jihoon cemberut.
“aku sudah
boleh lihat kebelakang?” tanya Kyuhyun masih terkikik dengan nada suara
menggoda.
“ikhh
oppa… menyebalkan!” gerutu Jihoon.
Kyupun
membalikan badannya dan melihat Jihoon dengan kaos bergambar dirinya yang agak
kebesaran. Kyuhyun memandangi Jihoon dengan seduktif sambil senyum-senyum.
“kenapa
senyum seperti itu?” tanya Jihoon merasa risih.
“kamu
cantik sekali pakai baju itu..” goda Kyuhyun dan membuat muka Jihoon yang sudah
merah, tambah merah.
“huh!
Mentang-mentang ini bajumu.. tidak pakai baju inipun aku akan tetap cantik..”
gerutu Jihoon sambil tertawa sombong.
“ya ya
ya..” aku Kyuhyun tampak terpaksa mengiyakan statement Jihoon.
Tiba-tiba
Kyuhyun membuka bajunya yang basah itu. Hingga membuat muka merah Jihoon tak terbendung lagi. Jihoonpun
menutupi mata dengan celah di jari-jarinya. Kyuhyun yang mengetahui hal itu
dibuat jadi tertawa. “hey, kalau mau lihat, ya lihat saja.. jangan
ngintip-ngintip seperti itu..” tegas Kyuhyun.
“huah enak
saja aku tak lihat apa-apa kok!” elak Jihoon dan membuat Kyuhyun tambah
tertawa. “dia tampan sekali wah absnya indah sekali, putih, bersih dan seksi
hahaha” pukau Jihoon dalam hatinya.
“kenapa
kamu malah pakai bjau oppa Ryeowook? Kenapa bukan pakai bajumu sendiri ini?” tanya
Jihoon masih bingung kenapa dia memaksanya memakai baju Kyuhyun dan tidak
mengabulkan permintaannya untuk pakai baju Yesung saja.
“memangnya
kenapa? Kamu tidak suka pakai bajuku?” tanya Kyu balik.
“aniya,
bukan seperti itu, hanya aneh saja..”
“aku ingin
kamu pakai bajuku!” tegas Kyu. Jihoon tertegun mendengar pernyataan Kyu yang
tak masuk akal itu. “kenapa ohhh kamu ingin pakai baju Yesung hyung? Oh iya aku
lupa kamu kan suka sama Yesung hyung..” gerutu Kyuhyun menyodorkan baju Yesung
dan mengisyaratkan supaya mengganti bajunya lagi.
Jihoon tertawa melihat sikap aneh Kyuhyun,
“kamu cemburu ya?” tembak Jihoon to the point.
“mwo?”
“kamu
terlihat cemburu oppa..”
Kyuhyun
tertawa sombong, “kenapa juga aku harus cemburu? Ini pakai baju Yesung hyung
saja.. buka bajuku!” desak Kyu.
“kamu
ingin aku buka baju lagi hah! Aku pakai bajumu saja!!” tegas Jihoon “benar
ternyata kamu ini si evil Kyu!” cerutu Jihoon membuat kerucut dibibirnya.
“aisssh
kamu ternyata menyebalkan juga yach.. kembalikan bajuku..” paksa Kyuhyun
menarik-narik bajunya yang dipakai Jihoon. Jihoonpun melakukan perlawanan tak
rela melepaskan baju putih tak berkerah milik Kyuhyun dan “oooppppppaaaaaaa..”
karena Kyuhyun menarik-narik bajunya, Jihoon sendiripun ikut tertarik hingga
tubuh mereka menempel dan jarak diantara wajah mereka hanya tinggal beberapa
senti.
Jantung
mereka berdua berdegup kencang sekali, keduanya sama-sama saling menatap dan
sama-sama terpaku dalam beberapa waktu.
“astaga,
apa ini? Dia cantik sekali, apa ini mimpi?” ujar Kyuhyun dalam hatinya, Kyu
bahkan tak berani bernafas ataupun berkedip satu kalipun memandangi wanita
idamannya sedekat ini.
“oppa..”
ucap Jihoon memecah
keheningan Kyuhyun, karena diapun tak bisa melepaskan diri akibat tangan Kyuhyun
yang memangku pinggangnya.
Dengan
terkejut, Kyu melepaskan tangannya dari pinggang ramping Jihoon. Tubuhnya
gemetaran saking nerveousnya “mianhaeyo~” ucapnya sambil garuk-garuk kepala.
“iya tidak
apa-apa oppa.” Jawab Jihoon yang juga nerveous “Kyupa kenapa? Aku jadi malu..
tapi ternyata dia tampan sekali ya.. semakin dekat dilihat, dia semakin tampan,
pantas saja fansnya si evil ini banyak sekali..” pukau Jihon.
Karena
keduanya sama-sama malu, ditempat teduh sisi gedung itu mereka berdiri menunggu hujan berhenti. Dalam
jarak satu sama lain yang kurang lebih 1
meter itu mereka tak saling bicara, yang terdengar hanyalah suara hujan yang turun. Suara gemercik hujan yang indah,
suasana yang indah dan wangi dunia yang indah. Dingin tapi karena bersama jadi terasa hangat
dan.... “aku suka hujan...” ucap mereka berdua bersamaan dalam hati masing-masing.
Oneuldo ne
giegeut ttarane maeda
I gil kkeoteseo
seo seongineun na
Dasin bol sudo
eomneunnga nareul butjaba
Naneun tto i
gireul mutneundo
Neol bogo sipdago
Tto ango sipdago
Jeohaneul bomyeo
gidohaneun nal
Nyanyi Jihoon dalam keheningan itu, nyanyianpun tiba-tiba
terhenti saat Kyuhyun ikut menimpal.
Niga animyeon
andwae
Neo eobsin na
andwae
Mendengar itu Jihoon terlihat begitu senang dan dia
tersenyum lalu senyuman itu dibalas juga
oleh Kyuhyun, dan akhirnya mereka nyanyi bersama.
Na ireokhe haru
handareul
Tto illyeoneul
Na apado joha
Nae man dachyeodo
joha nan
Geurae nan neo
hanaman
Saranghanika
Keduanya saling melempar senyum sampai akhirnya tampak
dari kejauhan Yesung datang menggunakan payung menghampiri Kyuhyun dan Jihoon.
“Kyu!!” seru Yesung.
“hyung..” ucap Kyu kaget melihat Yesung ada di kampusnya.
“kenapa kamu masih disini? Ini sudah saatnya kita show..”
tegur Yesung “handphonemu tak dapat dihubungi, semua orang mencarimu, untung
saja feelingku kuat, kalau kamu masih ada disini...” cerutu Yesung yang sangat
kesal sekali melihat dongsaengnya itu.
“ne, mianhaeyo hyung, handphoneku mati, lagipula aku
terjebak hujan disini..”ucap Kyu memberi alasan.
“seharusnya kamu bisa menerobos hujan Kyu!” cerewet
Yesung terhenti saat melihat Jihoon memasang muka yang seakan turut bersalah juga.
“yasudah ayo kita pergi..” ajak Yesung sambil memberikan
sebuah payung yang ukurannya lebih kecil dari yang dia pakai kepada Kyuhyun. “ayo,
Jihoon...” ajak Yesung satu payung dengannya.
Jihoon menampiknya dengan senyuman selebar mungkin, wajar
Jihoon ngefans mati sama Yesung.
Melihat Yesung dan Jihoon sepayung berdua, menimbulkan
rasa cemburu pada Kyuhyun yang
berjalan di belakang. Dengan jahil, Kyuhyunpun mencipratkan becekan air ke
celana panjang Yesung dan juga mengenai kaki mulus Jihoon.
“Kyuhyun...” tegur Yesung kesal bukan main.
Tapi Kyuhyun hanya menundukkan kepala, “mian, aku tak
sengaja..” ucapnya sambil sedikit tersenyum.
Malam itu konser Super Junior KRY berlangsung dengan
sangat meriah dan fantastis. Jihoon duduk di bangku barisan paling depan
bersama ELF lainnya. Dia memakai baju bergambar Kyuhyun tapi yang selalu dia
teriaki adalah nama Yesung. Lagi-lagi Kyuhyun dibuatnya cemburu setengah mati.
Suara indah ketiga orang itu mampu membius seluruh ELF, hingga gemuruhan suara
teriakan histeris, melompat, bernyanyi tak henti-hentinya bergema di Neuro
stadium yang terletak di jantung kota Seoul. Light stick biru terus berkibar
menjadikan stadium itu bagaikan lautan shapire blue yang sangat memukau,
menandakan betapa indah dan kuatnya ELF bagi Super Junior. Inilah FANS,
melakukan hal yang terkadang terlihat tidak penting, tapi inilah kesenangan dan
kebahagiaan seorang FANS.
Sama seperti ELF lainnya, Jihoon ikut berlarian mengejar
Yesung, Kyuhyun dan Ryeowook setelah konser usai hanya untuk meminta
tandatangan dan foto bersama.
“Jihoon..” ujar Yesung saat melihat Jihoon ikut
menyodorkan sebuah notes untuk tandatangan Yesung. Yesungpun mengambil notes
Jihoon dan membubuhkan tandatangannya disitu.
“ghamsahamnida oppa..” kata Jihoon membungkuk-bungkukkan
badannya. Saat dilihatnya notes itu, bukan hanya tandatangan saja yang ada
disitu, tapi juga ada sebuah catatan –temui aku di parkiran, kalau ada yang
tanya, tunjukkan saja note ini, see you Jihoon^^-
Betapa senangnya hati Jihoon mendapatkan note dari Yesung seperti ini, berharap ada suatu
hal yang akan dia dapatkan dari Yesung nanti.
Saat Jihoon mengalihkan pandangannya, dilihatnya Kyuhyun sedang memandanginya. Jihoonpun berlari
menghampiri Kyuhyun yang juga sedang digandrungi oleh fans-fansnya. Berkali-kali Jihoon menyodorkan notesnya
juga untuk mendapatkan tandatangan Kyu, Kyu sama sekali tak menghiraukannya,
hingga membuat Jihoon kesal. Hingga akhirnya Jihoonpun memutuskan untuk pergi
dan meminta tandatangan Ryeowook. Hal itu membuat Kyu bertambah kesal.
Di parkiran basement, Jihoonpun menunggu kedatangan
Yesung di depan mobilnya “Kyuhyun itu memang menyebalkan ya, aku tidak
menyangka kalau aku bisa diacuhkan seperti tadi olehnya, dasar evil Kyu!” gerutu Jihoon.
“hei, kamu sedang bicara dengan siapa?” tanya Kyuhyun
yang tiba-tiba muncul di belakang Jihoon.
Jihoon yang terkaget dengan keberadaan Kyuhyun hanya bisa
mengelus-elus dadanya yang hampir saja meledak kaget, “hah! Tidak, aku tidak
bicara dengan siapa-siapa... “elak Jihoon.
“kamu ngapain disini?” tanya Kyuhyun pula.
“Jihoon...” terdengar suara Yesung menyerukan nama Jihoon
dari kejauhan bersama dengan Ryeowook dan beberapa staf SM.
Jihoonpun tersenyum lebar melihat kedatangan idolanya yang sangata tampan dan perfect. “kenapa Kyuppa?” tanya Jihoon saat melihat raut wajah
cemberut Kyuhyun.
“kamu suka Yesung hyung?” tanya Kyuhyun tapi tak mau
memandang wajah Jihoon.
“ne..” jawab Jihoon seketika itu juga penuh antusias,
membuat hati Kyu hancur berkeping-keping. “aku kan...”
“aku pulang duluan...” potong Kyuhyun dan langsung pergi
dengan mobilnya.
“Kyuhyun langsung pulang?” tanya Yesung setelah sampai di
hadapan Jihoon.
“ya...” jawab Jihoon datar. Karena sebenarnya dia juga
merasa bingung dan tak enak dengan sikap Kyu yang tak ramah itu.
“anak itu
kenapa sich? Belakangan ini sikapnya aneh sekali.” Ujar Yesung “padahal kita
mau makan malam bersama, yasudahlah kita-kita saja..” kata YEsung pada Jihoon,
Ryeowook dan beberapa staff.
Jihoon dan
yang lainnya makan malam bersama di sebuah restaurant mewah di kota itu. Jihoon
terlihat sangat senang bisa makan malam bersama idolanya, ini bisa jadi moment
yang takan terlupakan oleh seorang FANS. Jihoon dan Yesung selca dan foto
mereka itu langsung diunggah Jihoon di akun Twitternya.
Ponsel Kyuhyunpun
berdering, Kyuhyun memang berlangganan notifikasi tweetnya Jihoon, dan foto
selca Yesung Jihoon terpampang di ponselnya. “arghhh!!!” teriak Kyuhyun dalam
kamarnya.
“hei,
kenapa Kyu?” tanya Donghae yang kebetulan saat itu sedang bermain di rumah Kyuhyun,
setelah melepas headset dari telinganya, Donghae memastikan kembali keadaan
Kyuhyun yang duduk lesehan disampingnya, “kamu baik-baik saja Kyu?”
Kyuhyun tak
menjawab, dia menekuk kedua kakinya menempel hingga kedadanya, melipat kedua
tangannya di atas kakinya itu serta menangguhkan dagunya dengan muka lesu
cemberut.
“kyuhyun…”
panggil Donghae lagi karena tadi merasa tak direspon, dia menyentil-nyentil
kepala Kyuhyun nakal. Awalnya Kyuhyun sama sekali tak merespon, tapi lama
kelamaan…
“hyung!!”
sentak Kyuhun dan membuat Donghae kaget sampai dia bergeser kebelakang.
“kamu
kenapa Kyu?” tanya Donghae masih tercengang melihat Kyu yang sudah sangat evil.
“aku mau
tidur, jangan ganggu aku, Hyung!” tegas Kyuhyun lalu segera berjalan menuju
tempat tidurnya ditutupi selimut.
“haha,
sepertinya aku tahu… kamu pasti sedang jatuh cinta ya Kyuhyun..” tebak Donghae
lalu ikut berbaring disamping dongsaengnya itu.
“aku
sedang patah hati hyung..” bisik Kyuhyun dari dalam selimut.
Hari demi
haripun berlalu, Kyuhyun telah lama tak lagi muncul di Fakultas Seni, demikian
juga diperpustakaan ataupun di daerah manapun sekitaran kampus Seoul.
Hingga pada
suatu hari Kyuhyun tak mampu membendung rasa rindunya untuk sekedar melihat
wajah Jihoon. Misinya berhasil, Kyuhyun melihat Jihoon di ruang seni lukis
Universitas Seul, dilihatnya Jihoon, wanita berkucir satu itu sedang duduk di
depan canvas menggoreskan setiap garis demi garis disitu. Dia sangat bahagia
melihat Jihoon disitu, namun senyumannya sirna sudah saat dilihatnya apa yang
sedang Jihoon lukis, Yesung.
Yesung hyungnya
yang membuatnya cemburu pada Jihoon selama ini. Selesai, kini rasanya semuanya
sudah benar-benar lenyap, dalam relung Kyuhyun, dia sangat hancur dan remuk,
Kyuhyun terlalu dalam mencintai Jihoon, namun cintanya bertepuk sebelah tangan.
Dan baginya, rasanya sudah tidak ada harapan lagi, untuk mengejar cintanya
Jihoon.
~to be continue
Tidak ada komentar:
Posting Komentar